H.Darma: Pemerintah dan DPRD Kota Prabumulih Belum Ada Keberpihakan Terhadap UMKM

Prabumulih GSN – Owner industri Percetakan duta darma kota Prabumulih H. Darma , Rabu 1 Juli 2026 angkat bicara terkait belum ada nya keberpihakan an Pemerintah terhadap pelaku UMKM di indonesia , khusus nya di kota Prabumulih.

Ia mengatakan para pelaku UMKM bukan di besarkan oleh Negara, sebab kami para pelaku UMKM di besarkan oleh air mata , hutang BANK dan merintis perjuangan sendiri, termasuk diri nya yang merintis industri Percetakan Printing duta darma dari bawa sebelum mulai berkembang saat ini walau masih tersendat sendat untuk memajukan usaha

Nah walau omset pemasukkan saat ini menurun drastis di angka 50% lebih dengan bahan baku seperti plastik dan kertas naik signifikan sebesar 30% kami tetap bertahan untuk melayani konsumen seperti cetak spanduk, umbul umbul, buku yasin dengan harga stabil atau normal alias tidak di naik kan harga nya

Arti nya walau harga kebutuhan bahan baku percetakan naik untuk harga jual kita tetap stabil alias tidak naik harga nya, namun bervariasi sesuai dengan ukuran dan kualitas bahan baku nya sebab kita menjaga pelanggan agar tidak lari ke percetakkan lain . beber nya.

Di akui nya saat UMKM sepi Pemerintah diam, saat kami pinjam modal kesana – sini , sampai di hina oleh Bank Pemerintah juga tidak peduli, bahkan saat usaha hampir bangkrut tidak ada pejabat terkait yang datang mengetuk pintu rumah kami untuk memberikan suntikkan bantuan modal untuk memajukan usaha kami .

Tapi begitu usaha kami mulai sukses dan maju mereka datang paling cepat bawa aturan pajak untuk pungut pajak dari pelaku UMKM seperti kami ini.ungkap nya

Dan ia menilai setoran pajak di anggap lucu di negeri Ini sebab yang tidak ikut berjuang justru datang paling duluan untuk menikmati hasilnya dengan alasan bayar pajak untuk pembangunan di segala bidang, pada hal tidak sedikit hasil pajak di korupsi . singgung nya

Menurut nya waktu kami para pelaku UMKM kesulitan modal kalian tidak ada waktu untuk kami bahkan hampir gulung tikar pun kalian tidak peduli dan menghilang begitu saja . sindir nya.

Di tambahkan nya saat usaha mulai sukses, kalian pihak terkait khusus menangani pajak berdiri paling depan, seolah paling berjasa seraya menyindir aturan macam apa ini, negara macam apa ini .

Dan khusus DPRD atau wakil rakyat , wakil rakyat macam apa kalian semua, setiap bikin aturan selalu ada untung nya buat kalian walau aturan sifat nya menyengsarakan rakyat kecil arti nya yang jadi korban kami rakyat kecil ini karena ketidak berpihak kan terhadap pelaku UMKM dan lain nya . tandas nya (and)