Home » Polotik » Teknik Penghitungan Suara Caleg untuk dapat Lolos ke DPRD Propinsi / Kabupaten

Teknik Penghitungan Suara Caleg untuk dapat Lolos ke DPRD Propinsi / Kabupaten

Array

Lampung Barat Gemasumselnews-Pemilihan Legislatif (Pileg) DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota 2024, juga berlangsung ketat seperti jalannya Pemilihan Presiden.

Setelah pemungutan suara digelar Rabu (14/2/2024) lalu, kini proses rekapitulasi suara maupun real count tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Lalu, bagaimana penghitungan suara untuk dapat meloloskan caleg ke DPRD?

Perlu diketahui, jumlah kursi yang tersedia pada Pemilu 2024 untuk DPR RI sebanyak 580 kursi, DPRD Provinsi sebanyak 2.372 kursi, dan DPRD Kabupaten/Kota sebanyak 17.510 kursi.

Pada Pemilu 2024 ini, penentuan kursi legislatif menggunakan teknik Sainte Lague.

Untuk Pemilihan DPRD Provinsi/ Kabupaten/ Kota pada Pemilu 2024 tidak berlaku aturan ambang batas parlemen

Bagaimana cara penghitungan perolehan tiap kursi DPRD Kabupaten/Kota/Provinsi teknik Sainte Lague di Pemilu 2024?

Catat, berikut ini cara dan simulasinya

Metode Sainte Lague Murni penghitungan suara yang menggunakan angka pembagi untuk mengalokasikan kursi yang diperoleh setiap partai politik dalam sebuah daerah pemilihan (dapil).

Setiap partai politik akan dibagi dengan bilangan pembagi 1 yang diikuti secara berurutan dengan bilangan ganjil 3,5,7 dan seterusnya.

Jumlah suara yang telah dibagi oleh angka ganjil tersebut akan diperingkatkan dan menentukan siapa saja partai/caleg yang lolos.

Contoh Dapil X dengan total 3 kursi tersedia.

Pada Dapil X ini diikuti oleh empat partai yakni Partai Tomat, Partai Jeruk, Partai Apel, dan Partai Semangka.

* Dalam Pemilihan, berikut hasil perolehan suaranya

Partai Tomat mendapat 35.000 suara

Partai Jeruk mendapat 17.000 suara

Partai Apel mendapat 11.000 suara

Partai Semangka mendapat 8.000 suara

* Cara menentukan peraih kursi pertama di Dapil X

Masing-masing partai dibagi dengan angka 1.

Partai Tomat 35.000/1 = 35.000

Partai Jeruk 17.000/1 = 17.000

Partai Apel 11.000/1 = 11.000

Partai Semangka 8.000/1 = 8.000

Setelah semua perolehan suara dibagi 1, maka yang mendapatkan kursi pertama di dapil X adalah Partai Tomat dengan jumlah 35.000 suara.

* Cara menentukan peraih kursi kedua di Dapil X

Karena Partai Tomat sudah mendapatkan kursi pada pembagian kursi pertama, maka pembagian kursi kedua, Partai Tomat dibagi angka ganjil 3.

Sementara Partai Jeruk, Apel dan Semangka, dibagi angka 1 karena belum mendapatkan kursi.

Partai Tomat 35.000/3 = 11.666

Partai Jeruk 17.000/1 = 17.000

Partai Apel 11.000/1 = 11.000

Partai Semangka 8.000/1 = 8.000

Dengan demikian, maka yang berhak atas kursi kedua di Dapil X adalah Partai Jeruk dengan perolehan 17.000 suara.

* Cara menentukan peraih kursi ketiga di Dapil X

Untuk menentukan kursi ketiga, Partai Tomat dan Partai Jeruk dibagi dengan angka 3.

Sementara Partai Apel dan Semangka masih tetap dibagi dengan angka 1 karena belum mendapatkan kursi saat pembagian kursi pertama dan kedua.

Partai Tomat 35.000/3 = 11.666

Partai Jeruk 17.000/3 = 5.666

Partai Apel 11.000/1 = 11.000

Partai Semangka 8.000/1 = 8.000

Dari hasil pembagian itu, maka yang berhak mendapatkan kursi ketiga di Dapil X adalah Partai Apel dengan perolehan suara terbanyak yaitu 11.000.

Kekurangan dan Kelebihan Metode Sainte Lague

Metode ini diperkenalkan oleh seorang matematikawan asal Prancis bernama Andre Sainte Lague pada tahun 1910.

Ada beberapa kekurangan dan kelebihan dari penerapan metode Sainte Lague.

Kerugiannya adalah, jika sebuah partai mendapatkan suara lebih besar dan memiliki selisih yang lebar dengan partai lain, maka partai dengan suara besar itu mendapatkan kursi lebih banyak di DPR sampai DPRD.

Sedangkan sebaliknya untuk partai kecil justru akan sulit mendapatkan kursi.

Keuntungannya adalah, jika terjadi keberimbangan dalam perolehan suara partai maka sangat terbuka terjadi perolehan kursi partai yang merata. (*)

Berita Terkait

Berita Lainnya

Peduli Pendidikan Pratin Puramekar Sumbang Seragam Olahraga Siswa Didik

Anderi Pratin Pekon Puramekar saat kegiatan penyerahan seragam olahraga (foto gsn) Lampung Barat Gemasumselnews- Penyerahan…

Hari Terakhir Festival Sekala Bekhak Group Sekura Tampil Mariah

Hari Terakhir Festival Sekala Bekhak. Group Sekura Bukhak Tampil Mariah Lampung Barat Gemasumselnews-Kegiatan di Lapangan…

Pj Wako Prabumulih , H Elman di Dampingi istri, Kadinkes, Hj Hesti Widyaningsih Lauching PIN Polio.

Kegiatan bertempat di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Timur (foto gsn) Prabumulih, Gemasumselnews – Pemkot Prabumulih…

Senyum Tipis Tipis Abusama H. Misnadi Menjadi “Magnet”, Ibu Ibu ekspresikan Dukungan

ibu ibu mengekspresikan dukungan terhadap kedua pasangan calon di setiap titik pertemuan. (foto GSN) OKU…

H.Muhtadin Sera’i : Dukung Bacabup Abusama-Misnadi Yakin Mampu Bawa OKU Selatan Lebih Baik

Abusama- H.Misnadi Mari kita bersatu untuk memenangkan Pilkada OKU Selatan pada 27 November 2024 mendatang…