Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat mendukung Kepaksian Nyerupa untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah .
Lampung Barat GSN – Dewan Adat Pemapah Gedung Pekuwon Kepaksian Buay Nyerupa Lampung.
Perlu membangun sinergitas bersama stakeholder Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan guna menumbuhkan kepedulian terhadap eksistensi adat istiadat kearifan lokal sehingga tetap survive dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Hal itu dikatakan Dwi Tjakrawati Ketua Umum Dewan Adat Pemapah Gedung Pakuwon Kepaksian Buay Nyerupa Lampung saat melaksanakan kegiatan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung Barat, beberapa waktu lalu.
Dikatakan keberadaan Kepaksian Buay Nyerupa yang berjuluk ” Lamon Nyawa Lamon Jalma” merupakan bagian tak terpisahkan dari empat Kepebuayan Paksi Pak Sekala Brak Lampung yakni Paksi Buay Nyerupa Paksi Buay Pernong Paksi Buay Belunguh dan Paksi Buay Bejalan di Way. “Masing masing itu Kepebuayan memiliki karakteristik terhadap budaya kearifan lokal yang berperan menumbuh kembangkan melestarikan adat istiadat dan budaya Lampung peminggir atau pesisir,” Ungkap Dwi Tjakrawati yang juga Putri Sulung Pun Salman Parsi Sai Batin Kepaksian Buay Nyerupa Suntan Piekulun Jayadiningrat.
Kemudian dikatakan dia karena Kepaksian Buay Nyerupa yang juga merupakan aset daerah, tentu layaknya sebagai lembaga Paksi Buay Nyerupa telah diatur dalam aturan regulasi yang ada. Sehingga secara Faktual dengan legalitas dan kewenangan akan sangat strategis untuk mengemban misi kebudayaan .
” Kita ingin misi kebudayaan ini tetap bersinergi dengan pemerintah untuk pengembangan dan pelestariannya . Sehingga program seni budaya melalui Sanggar Paksi Buay Nyerupa diharapkan tetap survive, dengan berbagai kegiatan nya, dibawah binaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung Barat.” Ujarnya.
Selanjutnya Dwi Tjakrawati yang bergelar adok Ratu Piekulun Permata Alam melaporkan jika Dewan Adat Pemapah Gedung Pekuwon Kepaksian Buay Nyerupa Lampung telah menyelenggarakan reorganisasi kepengurusan baru untuk periode 2025-2030, sebagai Ketua Umum Dwi Tjakrawati sekretaris Asmidan Yusuf,SIp bendahara H. Mansur
yang sekaligus diperbaharuinya Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kesbangpol pemerintah daerah Lampung Barat .
Sementara Tati Sulastri ,S.Sos.,MM
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung Barat mengapresiasi atas pembaharuan reorganisasi kepengurusan baru ,” Selamat kepada kepengurusan baru semoga soliditas kepengurusan yang dibangun Dewan Adat Pemapah Gedung Pekuwon Kepaksian Buay Nyerupa tetap terjaga dalam bingkai menjunjung tinggi asas musyawarah mufakat sehingga organisasi dapat berjalan sesuai mekanisme kerja profesional akuntabilitas dan transparan.” Katanya.
Lebih lanjut dikatakan terkait kegiatan program kerja tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Adat Pemapah Gedung Pekuwon Kepaksian Buay Nyerupa Lampung guna melestarikan budaya daerah hendaknya diagendakan
,”Kami mendukung kegiatan yang bertujuan pelestarian budaya, agar tetap survive dan berkembang dengan melalui alokasi anggaran hibah yang relevan yang saat ini sudah berjalan,” ungkapnya.
Meski demikian ujar dia dana hibah harus sesuai dengan mekanisme peruntukannya sebab pengelolaan yang salah berpotensi berdampak hukum. Maka berlakulah bijak dalam penggunaan anggaran hibah ,” Pungkasnya. (Red)