Home » Berita » OKU Selatan » Kejari OKU Selatan Tahan Kades Mahanggin Korupsi Anggaran Dana Desa

Kejari OKU Selatan Tahan Kades Mahanggin Korupsi Anggaran Dana Desa

Array

CH saat digelandang Tim Penyidik Kejari dugaan Membuat dokumen dan kwitansi palsu pada SPJ tahun anggaran 2022-2023 (foto gsn)

OKU Selatan Gemasumselnews -Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menetapkan CH, Kades Mahanggin, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan sebagai tersangka.

CH ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa/Alokasi Dana Desa (DD/ADD) Desa Mahanggin tahun anggaran 2022 sampai dengan 2023.

Kajari OKU Selatan, Dr. Adi Purnama melalui Kasi Intel Kejari OKU Selatan, Davit L. Sipayung mengatakan tim penyidik pada Kejari OKU Selatan melakukan penahanan terhadap CH selaku Kepala Desa Mehanggin.

“Penahanan terhadap tersangka setelah tim jaksa penyidik melakukan penyidikan terkait dugaan penyelewengan Dana Desa tahun anggaran 2022 dan 2023,” jelas Kasi Intel Davit L. Sipayung yang didampingi Kasi Pidsus, Kasi Datun dan tim penyidik di Kejari OKU Selatan. Rabu (03/07/2024)

Dikatakannya, modus yang dilakukan oleh tersangka dengan cara membuat dokumen dan kwitansi palsu pada SPJ tahun anggaran 2022-2023. Tersangka juga menggelapkan dana BLT serta pengadaan barang secara fiktif seperti pengadaan hand traktor, kebutuhan kantor dan lainnya.

Selain itu, dalam penyelidikan tim penyidik menemukan pembangunan fisik yang menggunakan anggaran dana desa tidak sesuai RAB dengan mark-up volume sampai 60% bahkan ada yang fiktif.

“Tak hanya itu, pada program ketahanan pangan ditemukan juga mark-up sampai 60% dan ada yang fiktif. Begitu juga dengan pengelolaan BLT,” terangnya

Atas perbuatannya, tambah Kasi Intel, negara dirugikan lebih kurang 400 juta namun jumlah tersebut masih belum pasti karena tim penyidik masih berkoordinasi dengan Inspektorat Kabupaten OKU Selatan terkait penghitungan kerugian negara.

“Terkait kerugian negara, berkisar 400 juta. Nominal ini masih belum bisa dipastikan karena masih menunggu koordinasi penghitungan tim penyidik dan Inspektorat kabupaten OKU Selatan,” tegasnya

Tersangka dikenakan pasal 2, 3 dan 8 undang-undang tindak pidana korupsi dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Saat ini tersangka di tahan di Rutan Kelas IIB Muaradua selama 20 hari ke depan,” Pungkasnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Peduli Pendidikan Pratin Puramekar Sumbang Seragam Olahraga Siswa Didik

Anderi Pratin Pekon Puramekar saat kegiatan penyerahan seragam olahraga (foto gsn) Lampung Barat Gemasumselnews- Penyerahan…

Hari Terakhir Festival Sekala Bekhak Group Sekura Tampil Mariah

Hari Terakhir Festival Sekala Bekhak. Group Sekura Bukhak Tampil Mariah Lampung Barat Gemasumselnews-Kegiatan di Lapangan…

Pj Wako Prabumulih , H Elman di Dampingi istri, Kadinkes, Hj Hesti Widyaningsih Lauching PIN Polio.

Kegiatan bertempat di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Timur (foto gsn) Prabumulih, Gemasumselnews – Pemkot Prabumulih…

Senyum Tipis Tipis Abusama H. Misnadi Menjadi “Magnet”, Ibu Ibu ekspresikan Dukungan

ibu ibu mengekspresikan dukungan terhadap kedua pasangan calon di setiap titik pertemuan. (foto GSN) OKU…

H.Muhtadin Sera’i : Dukung Bacabup Abusama-Misnadi Yakin Mampu Bawa OKU Selatan Lebih Baik

Abusama- H.Misnadi Mari kita bersatu untuk memenangkan Pilkada OKU Selatan pada 27 November 2024 mendatang…